Global warming sering dikenal dengan istilah pemanasan global. Pemanasan global di muka bumi ini bersumber dari kenyataan adanya energi panas yang dipancarkan  matahari yang masuk ke bumi sehingga dapat menimbulkan cuaca dan iklim serta panas pada permukaan bumi secara global. Selain itu, pemanasan global juga disebabkan karena adanya efek rumah kaca serta pembuangan gas emisi yang telah melebihi batas normal. Banyaknya gas karbon dioksida yang dihasilkan dari berbagai macam industri serta kendaraan bermotor juga ikut ambil bagian dalam terjadinya global warming atau pemanasan global ini.

Global warming telah membawa dampak yang serius terhadap kehidupan manusia dimuka bumi. Salah satunya adalah mencairnya es di kutub utara dan kutub selatan. Mencairnya es di kutub selatan dan di kutub utara ini jauh lebih cepat dibandingkan dengan prediksi para ahli – ahli sebelumnya. Bayangkan jika es dikutub utara dan dikutub selatan semakin banyak yang meleleh, maka permukaan air laut akan semakin bertambah, dan akibatnya dapat mengancam kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lainnya yang ada di permukaan bumi.

Selain itu, pemanasan global telah menyebabkan terjadinya perubahan atau pergeseran cuaca serta terjadinya cuaca ekstrim yang sering terjadi akhir – akhir ini. Seperti terjadinya perubahan pola hujan yang tidak dapat diprediksi, terjadinya angin topan serta badai tropis. Selain itu juga terjadi serangan gelombang panas yaitu meningkatnya suhu udara melebihi batas normal seperti yang telah terjadi di Amerika Serikat pada tahun 2007 lalu.

Namun, tentu saja hal ini dapat dicegah atau deperbaiki. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya globall warming adalah dengan memperbanyak tanaman pohon di muka bumi ini, karena dengan adanya banyak pohon akan dapat menambah kadar oksigen dimuka bumi ini. Selain itu, pembuangan limbah yang banyak mengandung gas karbon dioksida juga harus dikurangi, seperti asap dari kendaraan bermotor, asap dari industri  – industri, dll. Semua ini bergantung pada kesadaran diri kita masing – masing. Apakah kita mau untuk  memperbaiki dan mencegah keadaan ini, ataukah ingin terlarut dalam keadaan yang sewaktu – waktu dapat mengancam kita.

Referensi:

http://agrica.wordpress.com/2009/02/22/351/