Sebagian besar masyarakat, terutama masyarakat Indonesia selalu menghubung – hubungkan antara mistis dengan terjadinya suatu bencana alam. Entah mungkin ini merupakan suatu kebetulan semata atau memang benar adanya, sebagian besar bencana alam selalu di iringi dengan adanya suatu mistis yang terjadi hampir bertepatan dengan terjadinya sebuah bencana alam. Hal ini semakin diperkuat lagi dengan adanya tanggapan para paranormal yang menjelaskan tentang peristiwa mistis yang terjadi beriringan dengan terjadinya sebuah bencana alam. Peristiwa mistis yang terjadi terjadi diantaranya adalah suatu peristiwa pertanda – pertanda aneh sebelum terjadi bencana, serta munculnya suatu hal – hal aneh ketika peristiwa bencana alam itu terjadi.

Contoh bencana alam yang selalu dikaitkan dengan suatu peristiwa mistis yang paling banyak menarik perhatian banyak orang  adalah  peristiwa meletusnya gunung merapi. Ketika gunung merapi meletus, beberapa hari sebelum terjadinya letusan merapi yang banyak menelan banyak korban jiwa tersebut, muncullah sebuah awan panas dari mulut merapi. Anehnya, awan panas tersebut seolah – olah membentuk gambar wajah seorang tokoh pewayangan yaitu tokoh Petruk. Para warga setempat dan para paranormal banyak yang menafsirkan bahwa awan petruk tersebut adalah jelmaan salah satu penunggu gunung merapi yaitu Mbah Petruk. Dan munculnya awan tersebut dianggap sebagai suatu pertanda akan munculnya suatu bencana besar.

Namun disisi lain, ada pula orang yang tidak mempercayai bahwa hal tersebut merupakan suatu pertanda akan terjadinya suatu bencana besar. Kepala Pusat Mitigasi Bencana dan Vulkanologi Kementerian ESDM Dr. Surono berpendapat awan Petruk bukan pertanda apa pun. Sebagaimana ilmuwan pada umumnya, menurut mereka awan petruk bukanlah suatu pertanda akan munculnya sebuah bencana alam besar terhadap gunung merapi karena hal tersebut dapat dibuktikan secara ilmiah, karena menurut catatan pada waktu itu kondisi merapi sudah mulai tenang dan intensitas gempa yang terjadi juga sudah mulai mengalami penurunan.

Peristiwa lainnya yang menunjukan suatu pertanda sebelum terjadinya bencana alam adalah peristiwa munculnya dua buah awan yang terpisah oleh garis vertikal yang berbentuk lurus dan lebar sehingga sela – sela ditengah awan ini membentuk sebuah garis vertikal yang sangat panjang. Awan ini dapat dilihat di sekitar daerah Yogyakarta. Tak lama setelah munculnya awan tersebut terjadilah sebuah gempa bumi yang mengguncang kota Yogyakarta. Namun peristiwa gempa tersebut tidak begitu besar dan tidak banyak menelan korban seperti pada peristiwa gempa bumi sebelumnya.

Percaya atau tidak tentang adanya suatu mistis dibalik sebuah bencana alam, tentunya tergantung kepada keyakinan kita masing – masing. Apakah kita akan mempercayai munculnya peristiwa mistis sebagai pertanda terjadinya suatu bencana alam, ataukah tetap befikir secara ilmiah.

Referensi:

http://www.blak-blakan.com/2010/11/membongakr-rahasia-dibaik-aura-mistis.htm

http://us.detiknews.com/read/2010/11/02/183016/1483124/10/jangan-percaya-pertanda-awan-petruk